Sunday, March 28, 2010

Interaksi Positif Ormas Sukoi, Ditengah Masyarakat dan Pemerintah


Pengantar Redaksi

SEJAUHMANA Keberadaan Organisasi Masyarakat Sukarelawan Kabupaten Ogan Iir (Omas Sukoi) melalui visi dan misinya, dan bagaimana sejarah berdirinya Organisasi yang namanya sama dengan pesawat tempur buatan negeri eks super power soviet itu. Inilah rangkuman hasil perbincangan, Muhammad Akbar Tamara, wartawan yunior "Agung Post" dengan Pendiri dan Pengurus Ormas Sukoi yang dikemas dalam bentuk tulisan dan visualisasi sebagai berikut.


SOSOK Organisasi Masyarakat Sukarelawan Kabupaten Ogan Ilir (ORMAS SUKOI) dari hari-kehari semakin diminati banyak masyarakat Bumi Caram Seguguk untuk ikut bergabung. Derasnya animo itu bukan, sekedar tertarik karena ada kesamaan dengan nama sebuah pesawat tempur buatan soviet, dan bukan pula tidak beralasan. Tapi, mereka punya harapan dengan kebersamaan melalui organsasi kemasyarakatan akan lebih mudah berkomunikasi untuk saling membantu meningkatkan tarap kehidupan melalui program pengentasan kemiskinan yang digulirkan pemerintah, terang Ketua Bidang Organisasi dan informasi, Ali Aspar pada "Agung Post" beberapa hari lalu.

Dan katanya lagi, sekarang ini jumlah Pengurus Ormas Sukoi 1004 orang mereka berada di 16 kecamatan dan di 241 desa dalam kabupaten ogan ilir masing-masing, 3 orang pengurus desa, 9 orang pengurus kecamatan, 5 orang tim monitoring untuk dua kecamatan, serta 80 orang anggota Satgas dan 17 orang Pengurus Kabupaten, kita rencanakan akan mengembangkan diri ke kabupaten di Sumsel.
Dan lanjutnya, sejak berdiri sekitar sembilan bulan yaitu bulan Juli 2009 lalu, pengurus ormas Sukoi yang di Ketuai Pak Aji M Syarifuddin Basrie yang juga Pimpinan Umum Sk Agung Post terus berkeliling ke 16 kecamatan dan pedesaan guna memberikan motivasi pada pengurus Ormas Sukoi Desa dan Kecamatan serta para anggota kelopok usaha binaan, tutur Ali Aspar bersemangat.

Ketika ditanyakan kegiatan yang telah dan akan dilaksakan Ormas Sukoi, Ali Aspar menjelaskan, sejak pengukuhan pengurus dan selesai pembentukan anggota kelompok usaha, melalui pengurus desa dan kecamatan mereka kita ajari membuat profosal kegiatan usaha yang ditujukan pada dinas instansi pemerintah terkait dan pihak BUMN. Dan selama menunggu profosal kita memberikan penyuluhan tentang usaha ekonomis produktip dan home industri, sedangkan bagi yang ingin mengikuti pelatihan keteranmpilan sudah kita salurkan pada Disnakertrans sekarang sedang dalam belajar. Kedepan Insya'Allah semua anggota kelompok binaan akan diadakan pembinaan managemen usaha, ujar Ali Apar. Demikian juga para anggota Satgas sesuai dengan janji mereka siap bersukarela tenaga dan pikiran setelah mengikuti pembinaan dari pengurusnya, sekarang mengadakan piket giliran di Mabes Ormas Sukoi yang juga mabesnya Sk Agung Pos disamping kegiatan sosial lainnya.

Sesuai pembicaraan dengan Bupati Ogan Ilir, H Mawardi Yahya, beberapa waktu lalu, ujarnya, bila 16 perusahaan yang ada di Ogan ilir membutuhkan tenaga Satpam agar dapat merekrut Satgas dari Ormas Sukoi. Maka itu, setiap anggota satgas kita saring ketat dengan persyaratan SLTA dan harus siap mengikuti pelatihan yang akan kami adakan bekerja sama dengan Polres Ogan Ilir, masalah inipun sudah pernah dibicarakan pada Ka Polres Ogan Ilir. Sehingga anggota satgas sudah siap pakai untuk melakukan pengamanan dimanapun mereka ditugaskan, tegas Ali Aspar bersemangat.
Disatu kesempatan, belum lama ini, "Agung Post" mengadakan perbincangan dengan Ketua Umum Sukoi, HM Syarifuddin Basrie beserta Pengurus inti Ormas sukoi lainnya seperti, Sekretaris Umum, Rokian Adil, Bendahara, Irsyadi Syaiful SE dan Ketua Bidang Pengawasan, Irawadi Sahil SPd.


Didirikannya Ormas Sukoi ini, kata HM Syarifuddin Basrie mengawali penjelasannya, terpaggil karena mayoritas masyarakat dinegeri ini termasuk di kabupaten Ogan Ilir sudah terjangkit penyakit cumburu sosial, yang entah diketahui atau tidak oleh pemerintah "penguasa" sehingga kalau tidak diantisifasi akan meledak di pilkada baik di pilgub maupun pilbup termasuk saat pilkades yang sasarannya calon in cumbent.
Pemicunya karena berbagai bantuan pemerintah yang mengarah pada usaha ekonomis produktif home industeri untuk masyarakat selama ini banyak didapat oleh kelompok-kelompok tertentu saja dan ini berlanjut dari tahun ketahun, terang Pak Aji Syarifuddin.
Sementara masyarakat umum sendiri, tidak berani meminta, dan banyak yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan bantuan tersebut termasuk membuat kelompok, maka terjadilah kecemburuan itu tadi, cetusnya menerangkan.
Maka itu, untuk kepedulian dan membantu pemerintah mengatasi kejolak sosial dimasyarakat melalui program pengentasan keminkinan kita terpanggil untuk mengabdikan tenaga, pikiran dan mendirikan Ormas Sukoi dengan motto "Mengabdi Untuk Membangun, Sukarela Tanaga dan Pikiran" Insya' Allah dengan niat yang tulus kita berharap apabila pemerataan pembagian program pengentasan kemiskinan telah dirasakan masyarakat pada gilirannya api cemburu sosial akan berubah menjadi api semangat kemitraan membangun perekonomian melalui program pemerintah untuk menuju hidup lebih sejahtera dimasa datang, harap HM
Syarifuddin Basrie yang juga Pengurus PWI Sumsel itu serius.

Diakhir keterangannya, bapak yang suka disapa masyarakat ogan ilir dengan sapaan Pak Aji ini menegaskan. untuk menhadapi Pilkada Ogan Ilir juni 2010 nanti, semua pengurus dan anggota kelompok usaha ormas sukoi, sudah sepakat menyukseskan pesta demorasi itu, dan menetapkan satu pilihan yaitu pasangan Mawaddah harus dimenangkan. Kita sudah instruksikan pada seluruh pengurus dan anggota kelompokn usaha binaan ormas sukoi untuk ikut menjaga stabilitas kamtibmas dilingkungannya masing-masing.
Maka itu timpal, Rokian Adil Sekretaris Umum Ormas Sukoi menambahkan, semenjak berdiri ormas sukoi hampir setiap hari masyarakat mendaftar ingin masuk jadi anggota kelompok usaha kesejahteran dan anggota Satgas, bayangkan tuturnya, hingga saat lebih dari 12 ribu orang terdaftar sebagai anggota kelompok usaha kesejahteraan ekonomis produktif dan home industri. Jumlah ini diluar dari 1004 pengurus Kabupaten, Pengurus Kecamatan, Koorwil, Pengurus desa dan anggota Satgas. Perlu juga diketahui Ormas Sukoi berbadan hukum didaftarkan di Pengadilan Negeri Kayuagung OKI, Pemkab OKI, Pemrov Sumsel dan Pemerintah Pusat seta diberitahukan keberbagai pihak terkait, terang Rokian seraya mengkahiri keterangannya.

1 comment:

  1. Waduuuh salut sama penggagas ormas sukoi ini, saya begitu tau ada ormas bernama sukoi langsung buka dan nyari-nyari di internet eeee rupanya memang ada. sebagai warga kecamatan tanjung batu yang menetap di jakarta bangga MELIHAT PENAMPILAN DAN BERITA DI SITUS SUKOI INI. numpang nya yaah, apakah ormas sukoi ada hubungannya dengan ormas nasional demokrat jakarta?. terima-kasih.

    ReplyDelete